19 Juni 2026 Pengabdian 23 Kali Dilihat
Hilirisasi & Pemasaran Produk UP2K Nangkara Nagari Sungai Kunyit Barat Kec. Sangir Balai Janggo Kab. Solok Selatan

Solok Selatan, 18 Juni 2026 – Dosen beserta mahasiswa STIE Widyaswara Indonesia melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) dengan tema “Hilirisasi dan Pemasaran Produk UP2K Nangkara” yang bertempat di Kantor Sekretariat PKK Nagari Sungai Kunyit Barat, Kecamatan Sangir Balai Janggo, Kabupaten Solok Selatan, pada Kamis (18/06/2026).

Kegiatan ini merupakan bentuk implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi dalam mendukung pengembangan usaha masyarakat melalui peningkatan nilai tambah produk lokal dan penguatan strategi pemasaran. Kegiatan diikuti oleh pengurus PKK, pelaku UMKM, anggota kelompok UP2K Nangkara, serta perangkat nagari yang memiliki perhatian terhadap pengembangan ekonomi masyarakat berbasis potensi lokal.

Dalam pemaparannya, tim dosen STIE Widyaswara Indonesia menjelaskan pentingnya hilirisasi produk sebagai upaya meningkatkan daya saing dan nilai ekonomi hasil olahan nangka yang selama ini menjadi salah satu produk unggulan masyarakat. Produk yang telah dihasilkan oleh kelompok UP2K Nangkara antara lain rendang nangka dan abon nangka yang memiliki potensi pasar cukup besar apabila dikelola secara profesional.


Berdasarkan hasil identifikasi di lapangan, terdapat dua permasalahan utama yang dihadapi oleh mitra. Pertama, daya tahan produk yang masih rendah, sehingga produk rendang dan abon nangka relatif cepat mengalami penurunan kualitas dan tidak mampu bertahan dalam waktu yang lama. Kondisi ini menjadi kendala dalam proses distribusi dan pemasaran ke wilayah yang lebih luas.

Permasalahan kedua adalah stagnasi produksi. Keterbatasan daya simpan produk menyebabkan masyarakat enggan memproduksi dalam jumlah besar karena khawatir produk tidak terjual dan mengalami kerusakan. Akibatnya, peluang pasar yang sebenarnya cukup menjanjikan belum dapat dimanfaatkan secara optimal.

Melalui kegiatan ini, tim PkM memberikan edukasi dan pendampingan mengenai strategi peningkatan kualitas produk, teknik pengemasan yang lebih baik, pengelolaan masa simpan produk, serta pentingnya penerapan standar kebersihan dan keamanan pangan. Selain itu, peserta juga mendapatkan materi mengenai pemasaran digital, branding produk, desain kemasan, serta pemanfaatan media sosial dan marketplace sebagai sarana promosi dan penjualan.


Para peserta menunjukkan antusiasme yang tinggi selama kegiatan berlangsung. Diskusi interaktif yang dilakukan menghasilkan berbagai masukan terkait pengembangan produk dan peluang pemasaran yang dapat diterapkan oleh kelompok UP2K Nangkara ke depannya.

Melalui kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini, STIE Widyaswara Indonesia berharap masyarakat Nagari Sungai Kunyit Barat dapat meningkatkan kapasitas usaha, memperluas jangkauan pemasaran, serta mengembangkan produk unggulan daerah yang memiliki daya saing lebih tinggi. Dengan demikian, keberadaan UP2K Nangkara diharapkan mampu menjadi motor penggerak ekonomi masyarakat sekaligus mendukung peningkatan kesejahteraan keluarga di Nagari Sungai Kunyit Barat.

Kegiatan ditutup dengan sesi foto bersama antara tim dosen , mahasiswa STIE Widyaswara Indonesia dan peserta sebagai bentuk komitmen bersama dalam mendukung pengembangan UMKM berbasis potensi lokal yang berkelanjutan.


Bagikan Berita Ini: